Senin, 20 Juni 2011

Biang semen VS Pelapis antibocor lain

Biang Semen Vs Pelapis Antibocor lain

Salah satu problem pada rumah di iklim tropis adalah rembes dan bocor. Keretakan setipis rambut saja sudah cukup membuat tembok dirembesi air. Problem itulah yang membuat orang butuh pelapis antibocor (waterproofing coating).
Ada banyak produk yang menyatakan sebagai pelapis antibocor  (waterproofing coating) yang kuat dan tahan lama. Harganya pun murah. Namun mana yang benar-benar dapat mengatasi masalah kebocoran dan rembesan air pada rumah Anda ?

Umumnya antibocor yang beredar di pasaran sekarang ini berbahan dasar elastis akrilik (elastomeric) dan sheet membran bitumen (aspal). Mestinya di iklim tropis ini pelapis antibocor yang cocok adalah yang berbahan dasar semen (cement base). Mau tahu perbedaannya ?

Antibocor berbahan bitumen (aspal): 
  • Melapisi dengan cepat
  • Tidak cocok untuk ruang luar karena tidak UV resistance (tidak tahan terhadap sinar matahari).
  • Bila terkena sinar matahari, pelapis akan cocking (seperti meleleh).
  • Meski bisa langsung diaplikasikan (ready for use) waterproofing ini tidak bersifat dekoratif karena pigmen apapun akan kalah oleh warna hitam aspal.

Antibocor berbahan  elastomeric : 
  • Cocok untuk ruang luar karena lebih elastis (elongesitas tinggi).
  • Ready for use,
  • UV resistance
  • Bisa aneka warna,
  • Tidak kedap air.
  • Kurang kuat untuk bagian bangunan yang terkena air terus menerus.

 Antibocor berbahan semen/cement base :
  • Kedap air – tidak bocor.
  • Memiliki daya rekat yang tinggi sehingga lapisan tidak mudah terkelupas.
  • Mengikuti muai susut substrat sehingga lapisan tidak retak.
  • Praktis, Aplikasi sangat mudah, cukup menggunakan kuas atau trowel.
  • Menyatu dengan bidang aplikasi yang berbahan dasar semen.
  • Tahan terhadap panas dan tahan bakar
  • Merekat kuat dalam kondisi basah dan di dalam air  seperti kamar mandi,kolam, taman, pancuran, bak kontrol, silo.
  • Mudah meresap karena bersifat cair
  • Tidak mudah rusak oleh UV matahari dan tekanan air hujan
  • Cepat kering, ,engeras/membeku dengan sempurna

Terlihat bahwa pilihan yang tepat adalah pelapis antibocor berbahan dasar semen. Dan tak hanya itu, antibocor jenis ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.  Mulai dari menyumbat rembesan pada lantai, melapisi dinding (acian dan plesteran), atap beton (dak), hingga bahan dasar dalam pembuatan kolam renang, dan gorong-gorong gedung bertingkat. Bahkan dengan teknologi terkini, cat pelapis antibocor berbahan dasar semen  memiliki berbagai pilihan warna. Sehingga tak sekadar melapisi tetapi juga memberi keselerasan dalam interior dan eksterior rumah dan bangunan Anda . 

Jadi jangan sampai salah pilih. Pilihlah yang kuat merekat dan tahan lama. Dengan begitu rumah dan bangunan Anda tahan dari masalah bocor, rembes dan biaya pemeliharaannya pun menjadi ekonomis. 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar